Novel Anime Indonesia
Rkan Tim Pembuatan Novel: 1.Tiyan Ariansyah, Ketua, dari Sukabumi 2.Regan Fadhillah Tim Penokohan dan Alur dari Cikarang 3.Juliano P.B.Tim Penokohan dan Sketsa dari Cikarang 4.Rega Gunawan Penyemangat dari Sukabumi 5.Ratri Meiyulia Tim Alur dan Sketsa dari Sumbar 6.Nurfatin Y.A. penyemangat dari Riau 7.Rita Rahayu Tim AlurAlur dari Jabar 8.Intan Kurniasih peneliti dari labuhan batu bara 9.Saya Tim Editor dan Pembuat Hal- hal Media dari Sulteng
Kamis, 04 Januari 2018
Sabtu, 30 Desember 2017
NOVEL ANIME INDO Guide Of Dewa
Admin kali ini akan memposting Novel Anime Anak Indonesia Gaes...
Nama novel nya GUIDE OF DEWA , novel ini ber genre action , comedy , drama , horor ,dan mistery...
Sinopsinya yaitu: Dahulu, Monster menyerang Jakarta dengan kejamnya... Lalu dewa turun untuk melakukan pertahanan... Tapi sayangnya dewa terbunuh... Sebelum dewa terbunuh, dewa membagi kekuatan yang ada di dirinya ke 5 anak bayi dan menyembunyikan senjata sakti di hutan.....
15 Tahun berlalu...
Anak-anak itu tumbuh remaja dan mencari senjata sakti itu bersama sama... Beberapa tahun kemudian , monster muncul dan menyerang jakarta lagi. ke 5 anak itu bergegas ke jakarta dengan teleportasi mereka...
Penasaran?? ingin tau kelanjutannya?? bacalah di bawah ini....
EPISODE 1
Jakarta, 23 Juni 1998
Penyerangan monster untuk mengambil senjata sakti...
Saat itu, banyak korban terluka...
Sang dewa turun ke bumi untuk mengalahkan monster tersebut...
Tapi, Sang dewa tau bahwa dia tidak akan mampu melawan monster itu...
Sebelum pertarungan, dia menitipkan kekuatannya kepada 5 orang anak bayi dan menyembunyikan senjata sakti itu...
Sang dewa turun ke bumi untuk mengalahkan monster tersebut...
Tapi, Sang dewa tau bahwa dia tidak akan mampu melawan monster itu...
Sebelum pertarungan, dia menitipkan kekuatannya kepada 5 orang anak bayi dan menyembunyikan senjata sakti itu...
"Aaahh..!! Awaasss....!!!" tangisan anak anak dan jeritan para warga memekakkan telinga di langit Jakarta.
Kala itu datang seorang monster dengan kejamnya menghancurkan apapun yang menghalangi langkahnya.
"Cepat beritahu aku dimana senjata sakti itu!" bentak monster itu pada penjaga dewa.
"Tidak! Senjata itu milik Dewa! Mahluk sepertimu tidak berhak mendapatkannya!" jawab penjaga itu dengan tegas. Ada rasa takut dalam dirinya, Namun, ia segera menguburnya dalam dalam. Tanpa kata-kata lagi, monster itu melempar si penjaga menggunakan satu tangan. Menandakan betapa kuatnya dia pada saat itu.
"BUGHHH" suara tubuh penjaga yang jatuh menghantam tembok terdengar begitu menyakitkan.
"HAHAHAHA....." monster itu pergi meninggalkan penjaga yang entah masih bernyawa atau tidak dengan tawa yang mengerikan, Di tambah suaranya yang berat membuat tawa kebencian itu menggema dimana mana.
Lalu, Dewa Dhasalaksana turun ke bumi...
"Andayaksa? Itukah engkau? Ah memang sudah lama kita tidak bertemu sejak saat itu, kita benar benar tidak pernah bertemu." Dewa Dhasalaksana berbicara tanpa melihat monster yang dia sebut Andayaksa itu.
"Ya, Aku akan mengambil kekuatan dan senjata sakti itu sekarang." jawab Andayaksa.
"Ah kau tidak bisa mengambilnya." Dhaslaksana menyangkal Andayaksa.
"Kenapa tidak? Kau fikir aku takut melawanmu Dhasalaksana? HAHAHA pemikiran yang bodoh" ujar Andayaksa dengan sombong dan angkuh.
"Kau salah Andayaksa. Kaulah yang bodoh. Kau tidak bisa membunuhku. Karena jika aku mati, kekuatan itu juga ikutmati bersamaku." jawab Dhasalaksana.
"Kau fikir aku dengan bodohnya akan membunuhmu? Tentu saja tidak Dhasa. Aku akan menjadikanmu budakku." ujar Andayaksa masih dengan angkuhnya.
"Ah.. Tapi tidak begitu." Dewa Dhasalaksana mengeluarkan pedang yang ia bawa. Lalu, ia menusukkan benda tajam itu ke perutnya sendiri.
"Aku lebih baik mati dari pada menjadi budakmu. Uhuk uhukk.." Dhasalaksana terbatuk akibat sakit yang dirasakannya. Tubuhnya dingin dan mati rasa. Ia mulai merasakan nyawanya perlahan lahan lepas dari jasadnya.
"Aku percayakan kekuatan itu pada kalian" batinnya dalam hati.
"Tidak! Kau tidak boleh mati Dhasalaksana! TIDAAKKK!!!!!" teriak monster itu menggema di seluruh langit Jakarta.
13 tahun kemudian...
Mereka berlima tumbuh cepat di tempat yang berbeda...
Tiyan yang baru pindah ke SMP Karang Utara ternyata satu kelas dengan Silva, ketua kelas di tempat Tiyan masuk.
Pada awalnya mereka saling tidak kenal dan cuek, tapi akhirnya.....
Tiyan yang baru pindah ke SMP Karang Utara ternyata satu kelas dengan Silva, ketua kelas di tempat Tiyan masuk.
Pada awalnya mereka saling tidak kenal dan cuek, tapi akhirnya.....
Di rumah Tiyan, Jakarta
P.O.V. TIYAN
"Jadi benar Bu, kita akan pindah ke desa Karang Utara daerah Semarang??" tanyaku kepada Ibu.
"Ya benar.. Ayahmu sedang di tugaskan di sana untuk misi penting yang lama." jawab Ibu sambil membereskan barang-barang.
"Misi penting apa Bu??" tanyaku lagi, ingin tahu.
"Eumm... Kamu tidak perlu tau ya.." jawab Ibu sambil tersenyum.
"Yasudah deh" gumamku.
"Ayo ke bandara.. Udah mau berangkat nih pesawatnya.." kata Ibuku sambil bergegas.
Setibanya kami di bandara, kami menunggu keberangkatan pesawat. Saat waktunya sudah tiba, pesawat lepas landas dan landing di bandara Semarang. Aku segera membantu Ibu mengambil barang bawaan kami. Ibu menyetop salah satu taksi yang berlalu lalang dan kami menakikinya menuju desa Karang Utara.
Di desa Karang Utara...
"Itu tuh, sekolah kamu yang baru." kata Ibusambil menunjuk SMP Karang Utara.
"Ohh jadi di situ. Kelihatan nyaman ya." jawabku.
Hari ini adalah awal pertama ku masuk sekolah baru setelah seminggu yang lalu sampai di rumah ayahku, yaitu desa Karang Utara.
"Jadi, ini hari awal kamu masuk sebagai murid pindahan ya?" tanya Ibuku.
"Iya Bu.. Aku berangkat dulu ya." jawabku sambil mencium tangan ibu untuk berpamitan.
"Iya.. Hati-hati di jalan." balas Ibu.
Saat tiba di sekolah, Aku menemui salah satu guru di sekolah itu. Sesampainya di kelas...
"Anak-anak, hari ini kita kedatangan murud baru. Nak, perkenalkan dirimu." kata Dian, guru yang kutemui saat tiba di sekolah.
"Selamat pagi.. Nama saya Tiyan.. Saya dari Jakarta. Saya pindah karena ayah saya ada urusan kerja. Senang bertemu dengan kalian.." kataku memperkenalkan diriku secara singkat.
"Oke, kamu boleh duduk di situ." ujar guru Dian. Dia mempersiilahkanku duduk di kursi yang kosong. Aku pun mengikuti pelajaran seperti biasa.
Tiba-tiba, bel istirahat berbunyi...
"Jadi kamu Tiyan ya?" tanya seseorang padaku.
"Iya, dan kamu?" jawabku padanya, dan bertanya siapa dia.
"Aku Ahmad, salam kenal Tiyan.." jawabnya, yang akhirnya ku ketahui bernama Ahmad.
"Salam kenal juga.. Oh iya bisakah kita keliling sekolah?" tanyaku padanya.
"Oke, pertama kita keee kantinn!" ujarnya bersemangat. Di kantin, Aku dan Ahmad memesan makanan..
"Eum, makanan di sini enak enak yah.." kataku sambil menikmati makanan yang sudah kami pesan sebelumnya..
"Iya dong" jawab Ahmad.
Tiba-tiba, seseorang yang ku tahu namanya adalah Hani datang mengacau. Dia cewe yang agak tomboy menurutku.
"Hey kalian minggir!! Ini meja untuk aku dan temanku!!" kata Hani membentakku dan Ahmad.
"Tidak bisa begitu! Ini meja milik kita bersama. Setiap orang berhak memakainya." bantahku pada Hani dan teman temannya.
"Kamu itu anak baru di sini. Jadi diam aja!"bentak Hani tidak mau kalah.
Silva, ketua kelasku yang melihat hal itu, akhirnya menuju meja makanku dan Ahmad.
"Permisi, ada apa ini? Kenapa kalian ribut?" tanyanya pada kami.
"Ini, dia menempati tempat makananku'" jawab Hani masih dengan nada yang tinggi.
"Tapi kan..." Ahmad menarik tanganku, membuatku tidak jadi bicara.
"Hah?" Silva bergumam dalam kebingungan.
"Kamu mau bonyok tadi?" ujar Ahmad setelah menarik tanganku kaluar.
"Hah? Dasar cewe itu. Haha.." Aku sedikit tertawa mengingat hal itu.
Bersambung.....
Cuplikan episode 2
"... AAARRGGHH Mana senjata sakti itu..." Teriak monster
"kita tidak punya banyak waktu ! Somad , kmu alihkan perhatian dia" perintah dewa
"Baik" kata somad.
somad bertarung dengan sekuat tenaga... Sampai akhirnya ia mau di tusuk monster... dan dewa datang menyelamatkannya... dewa menyuruh somad mundur... Somad melihat dari kejauhan...
"Apa! De...wa..... DEWA!!!!" Teriak somad yang melihat dewa bunuh diri
Selanjutnya di GUIDE OF DEWA EPIDODE 2 : P.O.V. SILVA
Note: okey temen-teman pembaca setia novel anime indonesia, P.O.V. di atas yg tertulis itu artinya sudut pandang, jadi P.O.V. TIYAN itu artinya sudut pandangnya si Tiyan itu, dan kalian yg ingin lihat eps selanjutnya tunggu hari minggu yah, Karna1 minggu 1 episode... Bye ketemu lgi minggu depan.
Label: novel


